Skip to main content

Day 27 - Menyisakan Input 3 Ordner dan Menemani Kegiatan Observasi Kearsipan Bersama Mahasiswa KID UNAIR Angkatan 2024 - 10 Juni 2026

 



LOGBOOK HARIAN PKL

1. Tanggal Kegiatan: 10 Juni 2026

2. Hari: Rabu

3. Unit Kerja/Bagian:

Balai Diklat Industri Surabaya

4. Jam Kegiatan:

07.30 – 16.00 WIB

5. Uraian Kegiatan:

Pada hari ke-27 pelaksanaan PKL, saya masih melanjutkan proses penginputan arsip SPM (Surat Perintah Membayar) dan SPK (Surat Perjanjian Kerja/Kontrak) dari arsip transit ke dalam spreadsheet daftar arsip inaktif. Pekerjaan ini telah saya kerjakan secara bertahap selama kurang lebih dua minggu terakhir dan saat ini sudah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Selain mengerjakan pendataan arsip, pada hari ini saya juga mendampingi mahasiswa Program Studi Kearsipan dan Informasi Digital UNAIE angkatan 2024 yang melakukan kunjungan observasi ke Balai Diklat Industri Surabaya. Kunjungan tersebut berkaitan dengan pengamatan mengenai pelaksanaan audit kearsipan serta penerapan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis (SKKAAD) di lingkungan instansi.

Selama kegiatan observasi berlangsung, saya membantu memberikan gambaran umum mengenai aktivitas yang sedang dilakukan di unit kearsipan, khususnya terkait proses inventarisasi, pendataan arsip inaktif, serta pengelolaan arsip yang sedang dipersiapkan untuk kebutuhan pengawasan kearsipan. Di sela kegiatan tersebut, saya tetap melanjutkan proses input data arsip ke spreadsheet.

Hingga akhir kegiatan, progres pendataan arsip menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Jumlah ordner yang sebelumnya masih cukup banyak kini berhasil berkurang hingga hanya tersisa tiga ordner yang belum selesai diinput. 

6. Hasil yang Dicapai:

  • Melanjutkan penginputan arsip SPM dan SPK ke dalam spreadsheet.
  • Berhasil mengurangi jumlah ordner yang belum diinput hingga tersisa tiga ordner.
  • Mendampingi mahasiswa Kearsipan dan Informasi Digital angkatan 2024 dalam kegiatan observasi.
  • Menambah pemahaman mengenai audit/pengawasan kearsipan dan SKKAAD.
  • Membantu menyiapkan data arsip yang akan digunakan dalam kegiatan pengawasan kearsipan.

7. Kendala yang Dihadapi:

Harus membagi fokus antara penyelesaian pekerjaan arsip dan pendampingan kegiatan observasi mahasiswa sehingga membutuhkan pengaturan waktu yang lebih baik.

8. Solusi yang Dilakukan:

Menyusun prioritas pekerjaan, menyelesaikan pendataan arsip secara bertahap, serta memanfaatkan waktu luang di sela kegiatan observasi untuk tetap melanjutkan progres input data.

9. Refleksi Pembelajaran:

Hari ini saya belajar bahwa pekerjaan arsip tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan dokumen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pengawasan kearsipan suatu instansi. Saya juga memperoleh pengalaman dalam berbagi informasi kepada mahasiswa KID UNAIR yang sedang melakukan observasi serta memahami pentingnya kesiapan data arsip dalam mendukung kegiatan audit atau pengawasan kearsipan.


Comments

Popular posts from this blog

Day 01 | Orientasi dan Pengenalan Instansi Balai Diklat Industri | 27 April 2026

LOGBOOK HARIAN PKL Tanggal Kegiatan: 27 April 2026 Hari: Senin Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya Jam Kegiatan: 07.30 – 16.00 WIB Uraian Kegiatan:      Hari pertama kegiatan PKL dimulai dengan orientasi dan pengenalan lingkungan kerja di Balai Diklat Industri Surabaya. Setelah datang dan melakukan absensi kehadiran, saya diarahkan untuk mengikuti sesi pembukaan serta perkenalan dengan pimpinan instansi. Pada kesempatan tersebut, saya diperkenalkan kepada Kepala Balai, yaitu Pak Wido, yang memberikan sambutan singkat serta motivasi agar saya dapat menjalani kegiatan PKL dengan baik dan memanfaatkan kesempatan belajar selama berada di BDI.      Sebelumnya, saya telah mendapatkan informasi bahwa mentor utama sekaligus arsiparis, yaitu Ibu Faizi, sedang menjalani sistem kerja WFH pada hari Senin dan Selasa. Untuk sementara waktu, pendampingan kegiatan PKL digantikan oleh Ibu Leny yang juga bertugas sebagai arsiparis di kantor tersebut.  ...

Day 02 | Tahapan Pengenalan Lebih Lanjut Terkait Proses Inventarisasi Arsip di BDI | 28 April 2026

  LOGBOOK HARIAN PKL Tanggal Kegiatan: 28 April 2026 Hari: Selasa Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya Jam Kegiatan: 07.30 – 16.00 WIB Uraian Kegiatan: Pada hari kedua kegiatan PKL, kegiatan diawali dengan arahan untuk melihat proses inventarisasi arsip yang ada di instansi. Dalam kegiatan ini, saya diperkenalkan pada daftar arsip yang dimiliki masing-masing unit kerja, mulai dari jenis dokumen, tahun penyimpanan, hingga kondisi arsip yang tersedia. Saya mengamati bagaimana arsip dicatat dan didata secara sistematis agar memudahkan proses pencarian maupun pengelolaan selanjutnya. Selanjutnya, terdapat pengarahan dari Kepala Balai, yaitu Pak Wido. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa hari Rabu besok merupakan “harinya arsiparis”, karena akan dilaksanakan agenda rutin bernama Rabu Berseri. Kegiatan tersebut berfokus pada upaya membersihkan, menata, dan memilah seluruh arsip dokumen yang berada di setiap unit kerja. Saya juga mendapat penjelasan bahwa dalam age...

Day 05 | Pemberkasan Arsip Inaktif Tahun 2025 di Record Center | 04 Mei 2026

Gambar 1.1 Contoh Pemberkasan yang Saya Lakukan. LOGBOOK HARIAN PKL 1. Tanggal Kegiatan: 4 Mei 2026 2. Hari: Senin 3. Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya 4. Jam Kegiatan: 08.00 – 16.30 WIB 5. Uraian Kegiatan: Memasuki hari kelima PKL, saya memulai kegiatan hari ini dengan berfokus pada pemberkasan arsip inaktif  tahun 2025 yang disimpan di record center. Sejak pagi, saya langsung diarahkan untuk membantu menyusun dan merapikan arsip-arsip yang sebelumnya sudah dipilah pada kegiatan hari-hari sebelumnya, khususnya saat agenda Rabu Berseri kemarin. Proses pemberkasan diawali dengan mengelompokkan arsip berdasarkan kode klasifikasi yang dibuat oleh Kementerian Perindustrian. Setelah itu, item arsip dimasukkan ke dalam map gantung dengan sekat guide primer, sekunder dan tersier (BMN menunjukkan primer, BMN.02 menunjukkan sekunder, BMN.02.02 menunjukkan tersier). Setiap berkas kemudian diberi penanda atau label agar mudah diidentifikasi, seperti kode klasifikasi, nama ...