Skip to main content

Day 03 | Rabu Berseri dan Pengisian Daftar Isi Berkas | 29 April 2026

 






LOGBOOK HARIAN PKL

1. Tanggal Kegiatan: 29 April 2026
2. Hari: Rabu
3. Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya
4. Jam Kegiatan: 07.30 – 16.00 WIB

5. Uraian Kegiatan:
Hari ketiga kegiatan PKL menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena saya lebih banyak terlibat langsung dalam praktek kearsipan di lapangan. Sesuai agenda yang telah disampaikan sebelumnya, hari ini dilaksanakan kegiatan Rabu Berseri yang berfokus pada penataan dan penyusutan arsip di setiap unit kerja.

Kegiatan dimulai dengan mendatangi beberapa unit kerja untuk membantu membersihkan serta menata keseluruhan arsip yang ada di ruangan masing-masing. Saya ikut berperan dalam memilah dokumen antara arsip yang masih digunakan dan arsip yang sudah tidak dipakai lagi. 

Arsip yang masih memiliki nilai guna dan masih diperlukan dalam kegiatan kerja kemudian dipersiapkan untuk dipindahkan ke record centre. Sementara itu, arsip yang sudah tidak memiliki kegunaan lagi akan diproses ke tahap usul musnah sesuai prosedur ANRI yang berlaku. Saya mendapat penjelasan bahwa kegiatan ini masih akan berlanjut pada tahap berikutnya, yaitu praktik penyusunan daftar arsip usul musnah sebagai bagian dari proses penyusutan arsip secara resmi, yang juga akan menjadi proses pembelajaran saya.

Setelah waktu istirahat, saya kembali mendapatkan tugas berupa membantu mengisi daftar isi arsip berkas. Dalam kegiatan ini, saya mencatat keseluruhan uraian item, berkas seperti biasa yang dibutuhkan agar arsip mudah ditemukan kembali ketika diperlukan. Saya juga mengetahui bahwa Balai Diklat Industri Surabaya memiliki record centre digital yang tersimpan di komputer, serta dilengkapi cadangan data pada beberapa media penyimpanan lain sebagai bentuk antisipasi kehilangan data.

Hasil dari kegiatan Rabu Berseri cukup terasa secara langsung. Beberapa unit kerja terlihat menjadi lebih rapi, lega, dan nyaman untuk digunakan bekerja karena arsip-arsip yang sebelumnya menumpuk sudah berhasil dipilah dan ditata kembali dengan baik.

6. Hasil yang Dicapai:

  • Memperoleh pengalaman praktwk langsung dalam kegiatan pemilahan arsip.

  • Membantu pengisian daftar isi arsip berkas.

  • Melihat dampak positif penataan arsip terhadap kenyamanan ruang kerja.

7. Kendala yang Dihadapi:
Jumlah arsip di beberapa unit kerja cukup banyak sehingga proses pemilahan membutuhkan ketelitian dan waktu yang lebih lama. Contohnya, banyak item arsip yang seharusnya sudah musnah dan sudah tidak digunakan (contoh, arsip surat undangan tahun 2016 - 2019) masih disimpan. Kemudian, masih banyak juga arsip copy dan duplikasi yang sangat banyak dan membutuhkan waktu yang lama.

8. Solusi yang Dilakukan:
Bekerja secara bertahap, mengikuti arahan arsiparis, serta memeriksa dokumen satu per satu agar proses sortir tetap rapi dan tepat.

9. Refleksi Pembelajaran:
Hari ketiga memberikan pengalaman nyata bahwa pekerjaan arsiparis sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan efisien. Saya belajar bahwa pengelolaan arsip bukan sekadar menyimpan dokumen, tetapi juga menata informasi agar mudah diakses, aman, dan mendukung produktivitas BDI.


Comments

Popular posts from this blog

Day 01 | Orientasi dan Pengenalan Instansi Balai Diklat Industri | 27 April 2026

LOGBOOK HARIAN PKL Tanggal Kegiatan: 27 April 2026 Hari: Senin Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya Jam Kegiatan: 07.30 – 16.00 WIB Uraian Kegiatan:      Hari pertama kegiatan PKL dimulai dengan orientasi dan pengenalan lingkungan kerja di Balai Diklat Industri Surabaya. Setelah datang dan melakukan absensi kehadiran, saya diarahkan untuk mengikuti sesi pembukaan serta perkenalan dengan pimpinan instansi. Pada kesempatan tersebut, saya diperkenalkan kepada Kepala Balai, yaitu Pak Wido, yang memberikan sambutan singkat serta motivasi agar saya dapat menjalani kegiatan PKL dengan baik dan memanfaatkan kesempatan belajar selama berada di BDI.      Sebelumnya, saya telah mendapatkan informasi bahwa mentor utama sekaligus arsiparis, yaitu Ibu Faizi, sedang menjalani sistem kerja WFH pada hari Senin dan Selasa. Untuk sementara waktu, pendampingan kegiatan PKL digantikan oleh Ibu Leny yang juga bertugas sebagai arsiparis di kantor tersebut.  ...

Day 02 | Tahapan Pengenalan Lebih Lanjut Terkait Proses Inventarisasi Arsip di BDI | 28 April 2026

  LOGBOOK HARIAN PKL Tanggal Kegiatan: 28 April 2026 Hari: Selasa Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya Jam Kegiatan: 07.30 – 16.00 WIB Uraian Kegiatan: Pada hari kedua kegiatan PKL, kegiatan diawali dengan arahan untuk melihat proses inventarisasi arsip yang ada di instansi. Dalam kegiatan ini, saya diperkenalkan pada daftar arsip yang dimiliki masing-masing unit kerja, mulai dari jenis dokumen, tahun penyimpanan, hingga kondisi arsip yang tersedia. Saya mengamati bagaimana arsip dicatat dan didata secara sistematis agar memudahkan proses pencarian maupun pengelolaan selanjutnya. Selanjutnya, terdapat pengarahan dari Kepala Balai, yaitu Pak Wido. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa hari Rabu besok merupakan “harinya arsiparis”, karena akan dilaksanakan agenda rutin bernama Rabu Berseri. Kegiatan tersebut berfokus pada upaya membersihkan, menata, dan memilah seluruh arsip dokumen yang berada di setiap unit kerja. Saya juga mendapat penjelasan bahwa dalam age...

Day 05 | Pemberkasan Arsip Inaktif Tahun 2025 di Record Center | 04 Mei 2026

Gambar 1.1 Contoh Pemberkasan yang Saya Lakukan. LOGBOOK HARIAN PKL 1. Tanggal Kegiatan: 4 Mei 2026 2. Hari: Senin 3. Unit Kerja/Bagian: Balai Diklat Industri Surabaya 4. Jam Kegiatan: 08.00 – 16.30 WIB 5. Uraian Kegiatan: Memasuki hari kelima PKL, saya memulai kegiatan hari ini dengan berfokus pada pemberkasan arsip inaktif  tahun 2025 yang disimpan di record center. Sejak pagi, saya langsung diarahkan untuk membantu menyusun dan merapikan arsip-arsip yang sebelumnya sudah dipilah pada kegiatan hari-hari sebelumnya, khususnya saat agenda Rabu Berseri kemarin. Proses pemberkasan diawali dengan mengelompokkan arsip berdasarkan kode klasifikasi yang dibuat oleh Kementerian Perindustrian. Setelah itu, item arsip dimasukkan ke dalam map gantung dengan sekat guide primer, sekunder dan tersier (BMN menunjukkan primer, BMN.02 menunjukkan sekunder, BMN.02.02 menunjukkan tersier). Setiap berkas kemudian diberi penanda atau label agar mudah diidentifikasi, seperti kode klasifikasi, nama ...